Terjadi 10 Tahun Sebelum Kemerdekaan, Ini Fakta Mencengangkan Di Balik Bendera Tauhid



Kegaduhan Nasional yang dipicu oleh oknum Banser di Garut, Jawa Barat, Senin (22/10/18) telah membuat publik merasa ingin tahu terkait sejarah bendera Tauhid bertuliskan Laa Ilaha Illallah Muhammadan Rasulullah.




Berikut ini salah satu fakta mencengangkan di balik bendera Tauhid ini. Bukan dari Timur Tengah, fakta ini nyata terjadi di Nusantara tercinta.

Sebagaimana ditemukan di berbagai sumber, jauh sebelum publik mengenal ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), bahkan sepuluh tahun sebelum Indonesia merdeka.

Telah ditemukan dokumentasi foto sekelompok masyarakat yang berfoto bersama dengan memegang bendera hitam (Ar-Royah) bertuliskan Laa Ilaha Illallah Muhammadan Rasulullah.

Setelah ditelusuri, foto tersebut diambil di Madrasah Al-Irsyad, Surabaya, tahun 1935 Masehi atau 10 tahun sebelum proklamasi dibacakan oleh Ir Soekarno dan M Hatta.




Banser Bakar Bendera Tauhid


Sekelompok oknum Banser membakar bendera Tauhid saat peringatan Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan, Garut, Jawa Barat, Senin (22/10/18). Kejadian ini memicu kegaduhan nasional. Ummat Islam tidak menerima kalimat Tauhid dibakar sembari menyanyikan lagu mars, berjingkrak-jingkrak bahkan mengepalkan tangan.

Majelis Ulama Indonesia menegaskan, yang di bakar oleh Banser di Garut adalah bendera Tauhid, bukan bendera HTI. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.