Miris! Mantan Pramugari Bongkar Kezaliman Lion Air




Laura Lazarus mengaku berusaha sekuat tenaga untuk tidak lagi berhubungan dengan Lion Air. Keputusan itu diambil setelah dirinya merasa terzalimi. Padahal, Laura mengalami kecelakaan parah saat bertugas di maskapai penerbangan tersebut.




Namun, Laura tak bisa mengelak ketika Karni Ilyas melontarkan berbagai pertanyaan kritis sehingga informasi fakta yang selama ini terkesan ditutup-tutupi kini kian terbuka.

"Lion Air menanggung ketika awal kecelakan selama delapan bulan. 2007 sudah lepas. Sudah gak ada lagi pertanggungjawaban." kata Laura dalam acara #ILCLionAir, Selasa (30/10/18).

Laura sempat mengaku dijanjikan asuransi dan kompensasi atas insiden yang menimpa dirinya saat bertugas di Lion Air yang mengalami kecelakaan di Solo pada tahun 2004. Namun, semua janji menguap tanpa kabar.

"2004 kecelakaan. 2005 kembali ke Indonesia. (Katanya) akan dikasih kabar, apa yang harus saya lakukan, akan dikasih kabar masalah kompensasi dan ketenegakerjaan." lanjutnya mengisahkan.




Namun, informasi tak kunjung didapatkan. Laura yang tulang pipi sebelah kanan hilang dan kini diganti dengan metal, betisnya hilang separuh dan kaki serta pinggangnya patah ini justru diperlakukan secara zalim.

"2006 gaji saya tiba-tiba diberhentikan. Gaji pokok. 2007 saya samperin. Dan sampai sekarang gak dapat kabar." ungkapnya. Sedih.

Laura kemudian menghibur diri. Dia mencari berbagai cara untuk terus berjuang mengingat dirinya saat itu baru berusia 19 tahun.

"Mungkin mereka sibuk. Jadi lupa. Banyak yang harus diurus. Saya mengerti." sindir Laura. [Tarbawia]


Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.