Dipuji Karena Resmikan MRT, Ini Jawaban Membanggakan Anies Baswedan


Meski banjir pujian karena meresmikan transportasi massal (MRT), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak jumawa. Laki-laki berkacamata ini justru menyampaikan balasan teduh, rendah hati, dan membanggakan.




Menurut Anies, MRT bukanlah karyanya semata. MRT, lanjut Anies, adalah kerja keras seluruh Gubernur DKI Jakarta sejak puluhan tahun silam.

"Sesungguhnya ini adalah perjalanan panjang dari banyak pemimpin dan lebih banyak lagi mereka yang bekerja di balik layar," ujar Anies seperti dilansir Bisnis.

Berdasarkan penjelasan Anies, proyek MRT dimulai sejak Presiden Soeharto tahun 1995. Presiden memulai proyek melalui Menristek saat itu, BJ Habibie yang menggandeng Gubernur DKI Jakarta saat itu, Soejadi Soedirdja. Proyek ini berhenti pada tahun 1997 karena Indonesia mengalami krisis yang memuncak pada tahun 1998.

Berselang lima tahun sejak 1997, tepatnya pada 2002 proyek MRT dikaji oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Hingga pada tahun 2005, proyek MRT menjadi salah satu pembangunan Nasional era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.




Pada tahun 2005 itu pula MRT dibangun dengan model pembiayaan pinjaman dari pemerintahan Jepang.

Usai Sutiyoso, MRT kembali dilanjutkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang menandatangi loan agreement tahap pertama senilai 450 juta Dollar Amerika Serikat.

Anies melanjutkan, proyek besar MRT ini dilanjutkan dengan baik pada masa pemerintahan Gubernur Joko Widodo, Basuki Tjahja Purnama hingga Djarot Saiful Hidayat. 

"Apresiasi yang masyarakat sampaikan lewat saya merupakan apresiasi kepada setiap insan yang sumbangkan dirinya untuk ketuntasan MRT Jakarta," pungkas Anies rendah hati. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.