Sebut Kapal Rezim Akan Tenggelam, Rocky Gerung Beberkan Bukti Ini



Rocky Gerung dengan berani menyatakan bahwa rezim sedang gugup dalam menghadapi gerakan 212 yang baru saja menggelar Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta pada Ahad (2/12/18) lalu.




Tak asal beropini, Rocky menyebutkan bukti-bukti bahwa rezim mengalami kegugupan dan akan segera tenggelam.

"212 menimbulkan kegugupan. Orang gugup karena membayangkan potensinya (Reuni 212) kemana? Efeknya pada elektabikitas apa? Kalau Anda gak gugup, ngapain Anda hitung-hitung? Ngapain anda bandingin; oh lebih banyak yang poco-poco. Jadi itu psikologi orang gugup. Sebetulnya itu yang terjadi." ungkap Rocky, blak-blakan.

Rocky mengibaratkan dengan tikus di sebuah kapal. Saat kapal akan oleng, tikus terlebih dahulu meloncat ke lautan karena ia mengetahui dimana letak keretakan kapal. Pasalnya, keretakan itu disebabkan oleh si tikus.

Kapal rezim, menurut Rocky, tak hanya oleng melainkan juga akan segera tenggelam.

"Saya lihat kapal rezim ini banyak orang yang sudah lompat karena kapalnya dah mau tenggelam. Itu diperlihatkan secara ramai, untuk menentukan ini (peserta Reuni 212) banyak atau enggak sih? Lihat aja dengan kacamata. Itu massif. Dan gak perlu (pertanyakan) kemacetannya seberapa besar. Kemacetan komunikasi politik akibat manusia segala macam karena 212 itu luar biasa." terangnya.




Tanda Kapal Rezim Akan Tenggelam


Menurut Rocky, Reuni Akbar Mujahid 212 merupakan tanda-tanda akan tenggelamnya kapal rezim.

"Jadi saudara-saudara, ini peristiwa bersejarah. Apa pun misinya, apa pun sensasinya, faktanya sudah di situ. Kuantitas sudah hasilkan kualitas. Momen telah berubah menjadi monumen dan itu adalah tanda-tanda dari  kapal yang sedang tenggelam itu." ungkapnya.

"Mending kita mulai berpikir bagaimana caranya supaya dalam 5 bulan ke depan, akal sehat itu diucapkan ulang. Karena orang akan ingat, Monas itu tempat kumpulnya akal sehat. Karena Monas itu Monumen Akal Sehat." tutupnya. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.