Masjid Markas Perjuangan Ummat



MASJID MARKAS PERJUANGAN UMMAT

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Sahabat Bunda yang mencintai Allah azza wajalla. Fungsi dana posisi masjid saat ini berbeda dengan masjid yang pertama kali didirikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya. Perbedaan yang jauh dan amat mencolok serta melahirkan keprihatinan mendalam dalam diri kita sebagai Muslim yang menginginkan kejayaan Islam.





Di zaman Nabi, masjid didirikan untuk bisa mengamalkan taqwa dalam semua lini kehidupan. Karenanya, masjid menjadi markas perjuangan ummat Islam. Masjid menjadi pusat konsolidasi jihad, ekonomi, sosial, dan ibadah ritual.

Di zaman itu, masjid menjadi pusat kegiatan. Karenanya, banyak sekali kisah dan riwayat dimana Nabi Muhamamd ditemui di masjid selain di tempat lain seperti pasar, medan juang, rumah, dan sebagainya.

Kini, kita melihat kondisi yang paradoks. Memperihatinkan. Masjid hanya ramai beberapa waktu kala Maghrib dan Isya'. Bahkan ketika Subuh, jamaah yang hadir untuk shalat berjamaah hanya kalangan renta.

Masjid menjadi asing. Apalagi di malam hari. Pagar masjid ditutup rapat. Tak ada aktivitas apa pun pada malam hari dan baru dibuka ketika Subuh. Beberapa jam setelah Subuh, masjid kembali sepi dan baru dibuka kembali saat adzan Zhuhur berkumandang.




Sahabat Bunda, ini tugas kita. Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk memakmurkan masjid. Apalagi Allah telah berjanji, tidaklah memakmurkan masjid kecuali orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir.

Mari mobilisasi anak-anak, remaja, dan usia produktif agar ke masjid. Adakan kajian-kajian mencerahkan di berbagai bidang keilmuan. Bentuk klub-klub remaja, olahraga, seni, teknologi, dan lainnya.

Adakan juga pelatihan-pelatihan keterampilan dan bisnis untuk seluruh jamaah masjid, dimulai dari tetangga sekitar masjid. Jangan sampai anak-anak jauh dari masjid. Pasang internet gratis di masjid. Sediakan air minum dan makanan gratis untuk jamaah masjid.

Terus lakukan inovasi hingga tak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak datang ke masjid. Jangan lupa, jadikan masjid sebagai pusat ekonomi. Gunakan infaq jamaah untuk pengembangan bisnis bagi masyarakat sekitar masjid.

Jika masjid makmur, insya Allah masyarakat sekitar akan dilimpahi berkah. Setelah berkah, rezeki akan Allah kucurkan dari langit dan pancarkan dari dalam bumi.

Ya Allah, tautkan hati kami kepada masjid. Hidupkan dan matikan kami bersama para pejuang masjid. Ya Allah, jadikan kami dan keturunan kami generasi yang mendirikan shalat.

Salam untuk keluarga,
-Bunda Ermi-

------------------------------

Ikuti sejuknya Pesan Bunda Ermi lainnya di Channel TELEGRAM. Cukup klik:

https://t.me/SahabatBundaErmi

Yuk dukung gerakan #GerakanNasiBerkahJumat bareng Majelis Keluarga Indonesia pimpinan Babeh Haikal Hasan, bank Muamalat : (atm 147) 3010187415.
Jangan lupa kasih kode 02 di akhir angka transfer.


Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.