Tim Jokowi-KMA Sebut Puting Beliung Tanda Kemenangan, Ini Bantahan Netizen


Suasana mencekam di dalam Islamic Center Pamekasan, Madura karena mati lampu saat hujan badai disertai puting beliung


Istighotsah untuk kemenanangan Jokowi-KMA diiringi hujan badai dan angin puting beliung di Islamic Center Pamekasan. Meski lampu mati, jamaah berhamburan, kaca jendela Islamic Center pecah, tim Jokowi-KMA menyebut puting beliung sebagai tanda kemenangan.




"Ini pertanda baik. Tanda doa kita semua diijabah. Tanda Jokowi menang." kata Machtumah Qodir seperti dilansir Tribunnews.

Namun demikian, netizen berpendapat lain. Menurut netizen, hujan deras dan angin puting beliung yang menyebabkan kaca pecah dan mati lampu bukan tanda kemenangan.



"Maukah ke jalan yang benar? Mikir dulu sebelum bertindak. Apa di situ. Membela hal yg keliru atau yg salah. Ini mungkin petunjuk agar putar haluan." kata Marningot Manurung.




"Itulah isyarat murka Tuhanmu. Untung gak disambar petir mulutnya... menutupi kebenaran... sedangkan hatinya menyadari kekeliruannya. Sedang Tuhan tahu dalamnya hati yang tertutupi." ungkap Edi Susanto.



"Hujan deras, puting beliung tanda-tanda doa tidak dikabulkan Bu Kof. Seharusnya Anda berdoa diberi pemimpin yg amanah, tegas, dan tidak tunduk pada asing dan aseng." ujar Inge Sedah Mira.




"Yang belum menyadari semoga cepat-cepat dapat hidayah dari Allah SWT. Aamiin." ungkap Abduh Maccah.



"Pembodohan ummat: adanya petir pertanda doa diijabah. Allah masih sayang memberi kesempatan untuk tobat dari mendukung yang salah. Apa mau disambar petir sekalian seperti kaum Tsamud yang kafir dan menentang hukum Allah?" tegas Abu Ahmad Yasin.

Dalam istighatsah tersebut, hadir pula Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. [Tarbawia]



Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

081391871737 (WA/Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.