Apakah Qurban Anda Diterima? Ini Tandanya

- Agustus 15, 2019


Selama empat hari (10-13 Dzulhijjah), Allah Ta'ala mensyariatkan kepada ummat Islam untuk berqurban. Jutaan hewan qurban dipersembahkan kepada Allah. Tapi, bagaimana cara mengetahui apakah Qurban kita diterima Allah atau justru ditolak?

Simak jawaban mencerahkan Ustadz Dr Fahmi Salim Lc MA (UFS) ini.

وَا تْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ ابْنَيْ اٰدَمَ بِا لْحَـقِّ ۘ اِذْ قَرَّبَا قُرْبَا نًا فَتُقُبِّلَ مِنْ اَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْاٰخَرِ ۗ قَا لَ لَاَ قْتُلَـنَّكَ ۗ قَا لَ اِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّٰهُ مِنَ الْمُتَّقِيْنَ

"Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, Sungguh, aku pasti membunuhmu! Dia (Habil) berkata, Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa." (QS. Al-Ma'idah [5]: 27).

Habil adalah anak Adam yang ikhlas, hatinya tidak mendendam, hatinya selalu bersyukur kepada Allah, menerima apa pun yang diberikan Allah dengan penuh kesabaran, dan ketawakkalan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Saat berqurban, dia memberikan qurban yang terbaik.

Habil berqurban dengan hewan terbaik, yang paling gemuk, yang paling berkualitas. Dia persembahkan seakan-akan hanya itu harta yang dimiliki, hatinya rela dan ikhlas saat persembahkan qurbannya kepada Allah Ta'ala. 

Sedangkan Qabil berqurban dengan tanaman terburuk, yang paling jelek dan hatinya tidak rela atau tidak ikhlas ketika persembahkan qurban itu.

Yang dilihat Allah adalah kesungguhan dua orang ini, yang satu (Habil) berqurban dengan harta terbaik, yang paling gemuk dari hewan ternaknya dan dia ikhlas. Tapi yang satunya lagi seorang petani (Qabil). Bisa saja dia memberikan hasil terbaik dari pertaniannya, kualitas terbaik, yang banyak agar tidak kalah dari saudaranya. Tapi dia tidak lakukan hal itu, justru memberikan hasil tani terburuk dan dikerjakan dengan tidak ikhlas.

Ingat, yang diterima Allah adalah ketaqwaannya:

لَنْ يَّنَا لَ اللّٰهَ لُحُـوْمُهَا وَلَا دِمَآ ؤُهَا وَلٰـكِنْ يَّنَا لُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْ ۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَـكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ

"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Hajj [22]: 37)

Simak videonya di SINI.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search