Hikmah Hebohnya Disertasi Nyleneh Abdul Aziz

- September 06, 2019


Hikmahnya mungkin antara lain agar para pemuja M. Syahrur itu siuman dan sadar siapa Syahrur yang sebenarnya.  Insinyur dari Siria ini telah mengarang buku keagamaan Islam, antara lain al-Kitab wa al-Qur'an Qira'ah Mu'ashirah (al-Kitab dan al-Qur'an, Kajian Kontemporer), 819 h, dan Nahwa Ushul Jadidah li al-Fiqh al-Islami Fiqh al-Mar'ah (Menuju Ushul Baru Fiqh Islam, Fiqih Wanita), 383 h.

Dia bukan hanya sekedar bukan spesialis (bukan ahli) ilmu-ilmu keislaman, khususnya ilmu Fiqh dan ilmu Ushul Fiqh, tapi juga terindikasi Marxis dan Syi'i Batini, yang tentu saja anti syari'at/Fiqih Islam. 

Karena itu Prof. Dr. 'Abd al-Rahman Hasan Habannakah al-Midani, juga berasal dari Siria, menelanjangi buku Syahrur yang disebut pertama dengan bukunya al-Tahrif al-Mu'ashir fi al-Din, Tasalsul fi al-Anfaq ba'da al-Suquth fi al-A'maq, Makidah al-Mariksiyyah wa al-Bathiniyyah al-Mu'ashirah Tahta Syi'ar Qira'ah Mu'ashirah li al-Nushush al-Islamiyyah al-Mashadir (Pemalsuan Kontemporer dalam Agama, Merayap di Lorong  Setelah Terjatuh dalam Lembah yang Curam, Tipu Daya Kaum Marxis dan Syi'ah Batiniyah Kontemporer di Bawah Payung Kajian Kontemporer terhadap Teks-Teks Referensi Keislaman).

Inti isinya persis seperti judulnya, yaitu bahwa inti seluruh pemikiran Syahrur dalam bukunya itu merupakan upaya kaum Marxis pasca kehancuran marxisme dengan tumbang dan porakporandanya negara Soviet Sosialis 1989, untuk bangkit kembali dengan cara menghancurkan musuh bebuyutannya, yaitu Islam dalam bentuk pengaburan dan penghancuran ajaran-ajarannya dari dalam melalui ilfiltrasi dengan pemikiran-pemikiran yang merupakan kombinasi dari ajaran Marxisme (atheisme-komunisme) dengan Syi'ah Batiniyah, yang dibungkus dengan baju "kajian al-Qur'an kontemporer".

Menurut al-Midani, ini mah bukan kajian al-Qur'an kontemporer, tapi pemalsuan ajaran al-Qur'an kontemporer yang pemalsuan semacam ini pada hakekatnya bukan barang baru, tapi sudah ada jauh sejak masa klasik, sejak belasan abad silam, sejak munculnya gerakan kaum Zindiq dan Syi'ah Batiniyah yg terindikasi Yahudi sejak abad 3 Hijriyah, yang oleh Syahrur dikombinasikan dengan ajaran marxisme.

Lebih jelasnya silahkan baca sendiri, ketiga buku tersebut bisa didownload gratis di internet, klik saja judul bukunya dengan keyboard Arab, agar tidak terkesima dengan label provokatif "kontemporer". [Saeful Anwar]
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search