Rumah konsep pesanstren

Virus Corona Mati dengan Air Zamzam? Penjelasan Ilmiah Ini Bikin Takjub

- Februari 12, 2020


Corona VS Zamzam

by Binsar Nasution

Sampai detik ini masih terdapat perbedaan pendapat ahli tentang status virus apakah sebagai mahluk hidup atau bukan, karena virus tidak memiliki kelengkapan untuk bereproduksi sendiri layaknya mahluk hidup. Virus bereplikasi setelah menginfeksi sel pada mahluk hidup, mengambil alih sel tersebut untuk berkembang biak hingga sel itu mati. Saat tidak berinteraksi dengan sel, virus berbentuk partikel bebas berupa DNA atau RNA. Itulah alasan kenapa kita belum bisa memusnahkan virus meski telah ditemukan cara untuk mengantisipasi beberapa jenis virus agar tidak menginfeksi sel mahluk hidup, atau yang banyak dikenal dengan istilah vaksin.

Ukuran virus pun jauh lebih kecil dibandingkan bakteri. Sebagai mahluk hidup, bakteri bisa berkembang biak dengan cara membelah diri sedangkan virus tidak bisa hidup tanpa menempel pada inangnya. Kurang dari 1% jenis bakteri yang menyebabkan penyakit, tetapi hampir semua virus menyebabkan penyakit.

Menurut DR. Fereydoon Batmanghelidj, MD dalam bukunya “Your Body’s many Cries for Water”, virus terbentuk dari sel pada mahluk hidup yang membelah diri akibat dehidrasi dimana sel baru tersebut menjadi parasit yang tidak terkontrol dan merusak sel lainnya.
https://www.naturalscience.org/wp-content/uploads/2015/01/wfns_special-report_water_03-03_english.pdf

Keberadaan virus di muka bumi merupakan indikator keterbatasan pengetahuan medis sehingga banyak bermunculan penyakit baru yang tidak diketahui penyebabnya dan berakhir dengan virus sebagai terdakwa tanpa tahu asal virus tersebut darimana.

Namun di sisi yang lain, pandangan spiritual umat muslim sangat meyakini kalau air alkali Zamzam adalah obat segala penyakit sesuai sabda Rasulullah dalam hadist riwayat Ath-Thabrani. Dan lagi-lagi hal ini terbukti dan mampu dijelaskan melalui suatu artikel ilmiah yang diteliti oleh LS Sturman bahwa infeksi virus Corona menjadi stabil dalam lingkungan asam ber pH 6,0 dan menghilang saat lingkungan sel menjadi alkali ber pH 8,0.
https://jvi.asm.org/content/64/6/3042.long

Jika kita masih memiliki keterbatasan pengetahuan, maka tugas kita sebagai mahluk cukup patuh saja atas apa yang disampaikan Sang Khalik melalui rasulNya. Mengkonsumsi rutin Zamzam sehari-hari maka niscaya akan menyehatkan tubuh dan mampu menangkal berbagai penyakit yang mungkin akan timbul.

Tapi jika dirasa sulit untuk menjadikan Zamzam sebagai air minum sehari-hari, anda bisa ikhtiar dengan air lain yang memiliki karakteristik yang menyerupai, yaitu bersifat alkali dan mengandung antioksidan tinggi seperti kangen water. Karena dibalik setiap kesulitan akan ditemukan kemudahan.

‎فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Salam subuh!
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search