Dunia Bungkam terhadap Tragedi Muslim Uyghur, Ini Langkah Nyata yang Harus Dilakukan




"Anda mungkin benar-benar bertanya mengapa dunia benar-benar bungkam mengenai isu ini? Ini disebabkan oleh beberapa alasan." ungkap aktivis Uyghur, Aydin Anwar.




Mengapa dunia bungkam? Langkah nyata apa yang harus dilakukan sebagai sesama ummat manusia dan sebagai sesama Muslim?

Dunia Bungkam


Aydin, seperti diwartakan Cordova Media, menyebutkan beberapa sebab bungkamnya dunia terhadap tragedi kemanusiaan yang menimpa Muslim Uyghur di Xinjiang, China.

"Pertama, China mengontrol ketat media-medianya. Jadi apa pun yang terjadi tak serta merta diungkap ke luar, ke seluruh dunia. Kedua, walaupun banyak orang ataupun Pemerintah (negara lain) yang tahu mengenai ini, mereka dipaksa bungkam karena kuatnya tekanan China dan keterikatan srategis mereka di bidang ekonomi dengan China." ungkap Aydin.




Langkah Nyata


Sebagai solusi, Aydin menyebutkan beberapa langkah nyata untuk membantu Muslim Uyghur hingga mendapatkan hak dan kebebesan sebagai warga negara dalam hal ibadah dan hak hidup lainnya.

"Yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran. Karena saat ini masih banyak yang belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Desak pemimpin negerimu untuk mengakui penjajahan China terhadap Turkistan Timur serta upaya sistematisnya menghapus Uyghur dan etnis lainnya di Turkistan Timur." lanjut Aydin.

Kiat lainnya dengan bergabung kepada komunitas-komunitas kemanusiaan yang sungguh-sungguh berjuang untuk membebaskan ummat manusia dari semua jenis penjajahan.

"Dukung komunitas Muslim Uyghur yang ada di negaramu. Mereka sangat-sangat membutuhkan dukungan internasional. Bergabunglah dengan aksi protes mereka. Lakukan protes di depan keduaan besar China dan lembaga-lembaga lainnya yang bisa bergerak untuk menentang pembersihan etnis Uyghur." pungkas Aydin.[]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.