Pengakuan Orang Dekat Jaenuddin



"Mirip dengan Sandi. Mudah bergaul." kata lelaki asal Solo, menceritakan tetangga dan kawan dekatnya yang kini berkantor di Istana.




Dia kenal dekat. Sesama pengusaha. Merintis dari awal. Dia tahu persis. Bukan dari orang ketiga.

"Apa bedanya, Pak?" tanya saya.

"Kemampuan". jawabnya singkat. 

Saya kemudian berusaha menafsirkan makna kalimat itu. Hingga didapatilah seabreg fakta bahwa Sandi jauh lebih unggul, baik di bidang wirausaha, bahasa Inggris, kemampuan orasi, maupun olah fisik. Saya kira, Sandi pun lebih unggul dalam ibadah ya.

Tapi, meski ia mengenal tetangganya sejak menjadi Wali Kota itu, menurutnya si tetangga berubah.

"Saya menjauh. Hanya sesekali ketemu keluarganya kalau kondangan." lanjutnya menceritakan.

Mengapa menjauh? Ia menjawab singkat, "Jaenuddin berubah."




Ia juga tak menceritakan apa dan bagaimana perubahan si bapak berkemeja putih yang lengannya digulung itu. Tapi kita pun bisa menyaksikan, setidaknya dalam dua kesempatan saat dua kali debat.

Pada debat pertama, si bapak menutup debat dengan nada tinggi. Saking tingginya, dia berkali-kali menyebut kata 'saya' dan berupaya mengungkit masa lalu dengan melontarkan fitnah kepada lawan. 

Di akhir, si bapak menggulung lengan bajunya. Digulung di panggung, seakan paham bahwa karpet di istananya akan digulung. 

Tahu artinya? Mosok gak ngerti.

Kedua, si bapak berkali-kali mengernyitkan dahi dan memainkan mata serta area wajahnya ketika lawan debat sedang berbicara saat debat kedua. Serius, orang yang biasa santun dan tahu adab tak akan nyaman dengan kelakuan minim akhlak seperti itu.

Contoh lain, banyak. Silakan bandingkan dia di 2012 dan 2019. Beda jauh. 

Kembali ke kawan si bapak yang merupakan sesama tetangga, dia menjelaskan soal makna 'beda kemampuan antara dia dan Sandi.' Katanya, "Sudahlah pilih yang pasti saja. Pendukung #02 hanya mau yang ASLI bukan yang Palsu. Apalagi yang suka bikin janji janji Palsu. Good bye."

Iya. Beliau termasuk yang dibohongi, sehingga pindah ke 02. 

Pirman
Pecinta Keluarga Sejati


Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:

Info Donasi/Iklan:

081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.